Pemkab Deli Serdang
Pemkab Deli Serdang Proaktif Tangani Dampak Banjir dengan Bantuan Langsung

Pemkab Deli Serdang ( Pemerintah Kabupaten )mengambil langkah-langkah nyata untuk meringankan beban warganya yang terdampak banjir. Melalui koordinasi antar dinas dan pihak terkait, bantuan logistik telah mereka salurkan langsung ke tangan masyarakat yang membutuhkan. Upaya ini menunjukkan keseriusan pemerintah daerah dalam menghadapi musibah ini.

Anwar Sadat Siregar, selaku Pelaksana Tugas Kepala Dinas Kominfostan Deli Serdang, menjelaskan bahwa selain penyaluran bantuan, pemerintah juga membuka beberapa posko untuk memudahkan akses informasi dan pengaduan dari warga. “Kami sudah membuka Posko Command Center di Kantor Bupati. Kemudian, kami juga mendirikan Posko Pengaduan dan Bantuan di setiap kantor kecamatan. Untuk posko di tingkat desa, kami masih terus melakukan pembaruan informasi,” jelasnya pada Jumat (28/11/2025).

Bantuan Logistik Sudah Sampai di Empat Kecamatan

Langkah konkret lainnya, tim dari Pemkab Deli Serdang telah melakukan peninjauan langsung ke sejumlah lokasi terdampak. Wakil Bupati, Lom Lkm Suwondo, turun ke lapangan untuk memastikan kondisi terkini dan mendengar keluhan warga. Tidak hanya itu, Dinas Sosial telah memulai distribusi bantuan logistik ke empat kecamatan yang paling terdampak.

Sebagai contoh, Kecamatan Tanjung Morawa menerima bantuan berupa 100 kilogram beras, 180 butir telur, dan lima kotak mie instan. Sementara itu, Kecamatan Sunggal mendapatkan alokasi yang lebih besar, yaitu 300 kilogram beras, 900 butir telur, dan 30 kotak mie instan. Penyaluran ini diharapkan dapat memenuhi kebutuhan pangan darurat para korban selama masa pemulihan.

Dukungan Logistik dan Sarana Pendukung Terus Berjalan

Selain bantuan bahan makanan, upaya penanggulangan banjir oleh Pemkab Deli Serdang juga mencakup berbagai sarana pendukung. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), bersama Dinas Sosial dan organisasi kepemudaan seperti Pramuka, telah mendirikan dapur umum di beberapa kecamatan. Keberadaan dapur umum ini sangat vital untuk menyediakan makanan siap saji bagi warga yang mengungsi atau yang rumahnya masih terendam air.

Di sisi lain, untuk menjangkau wilayah yang sulit dilalui, pemerintah telah mengerahkan 12 unit perahu karet. Alat transportasi air ini memegang peranan penting dalam proses evakuasi warga yang terisolir serta mendistribusikan bantuan ke daerah-daerah yang belum terjangkau oleh kendaraan darat. Kombinasi antara bantuan logistik, dapur umum, dan sarana evakuasi ini menggambarkan respons yang komprehensif dari Pemkab Deli Serdang.

Koordinasi Intensif Jadi Kunci Keberhasilan Penanganan

Kesigapan Pemkab Deli Serdang dalam menangani bencana banjir ini tidak lepas dari koordinasi yang intensif antar seluruh pihak. Setiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD) bekerja sesuai dengan tugas dan fungsinya masing-masing, namun tetap dalam satu komando yang terpusat. Posko Command Center yang terletak di Kantor Bupati berfungsi sebagai pusat kendali semua aktivitas tanggap darurat.

Selanjutnya, posko-posko di tingkat kecamatan memastikan bahwa informasi dan bantuan benar-benar sampai ke tingkat akar rumput. Pendekatan yang sistematis dan terpadu ini memungkinkan Pemkab Deli Serdang untuk mengoptimalkan segala sumber daya yang mereka miliki.

Komitmen Berkelanjutan Pemkab Deli Serdang untuk Pemulihan Pasca Banjir

Meskipun bantuan darurat telah disalurkan, pekerjaan Pemkab Deli Serdang belum usai. Fokus mereka selanjutnya akan beralih ke fase pemulihan. Pemerintah berkomitmen untuk terus mendampingi warga hingga kehidupan mereka kembali normal. Rencana jangka panjang mungkin akan mencakup perbaikan infrastruktur, pembersihan lingkungan, serta bantuan perbaikan rumah warga.

Keterbukaan informasi melalui posko pengaduan akan mereka pertahankan untuk memastikan transparansi dan akuntabilitas. Langkah-langkah proaktif ini menjadi bukti nyata komitmen pemerintah daerah dalam melindungi dan melayani warganya di saat-saat sulit.

By bocah