SEKOLAH TINGGI AGAMA KRISTEN PROTESTAN NEGERI TARUTUNG
English
Berita Slide show
Ditulis pada hari Senin, 21 November 2016
427 Dilihat

SEMINAR INTERNATIONAL DI STAKPN TARUTUNG

“Issues In Research And International Publication”

            STAKPN Tarutung sebagai salah satu lembaga yang menyelenggarakan pendidikan tinggi turut serta meningkatkan serta mencerdaskan kehidupan bangsa di Indonesia khususnya di daerah Sumatera Utara. Setelah berhasil menyelenggarakan beberapa seminar lokal dan nasional, kini STAKPN Tarutung membuat gebrakan baru dalam meningkatkan pendidikan yakni dengan menggelar Seminar Internasional yang mengangkat tema “Issues In Research And International Publication”. Kegiatan Seminar Internasional ini di sponsori oleh STAKPN Tarutung, GLFI (Gospel Light For Indonesia) dan UCSI University.

            Bertempat di Gedung Auditorium Kampus 2 STAKPN Tarutung, kegiatan ini dihadiri oleh seluruh dosen dan mahasiswa STAKPN Tarutung. Kegiatan yang berlangsung selama 2 hari (17 – 18 Nopember) ini juga seolah membawa magnet yang baru bagi para tenaga pendidik dan mahasiswa untuk lebih meningkatkan dan memahami bagaimana sebenarnya Penelitian yang benar. Seperti biasa, kegiatan ini diawali dengan kebaktian singkat yang kemudian dilanjutkan dengan pembukaan seminar oleh Ketua STAKPN Tarutung Prof.Dr.Lince Sihombing, M.Pd.

            Hadir sebagai Keynote Speaker pada seminar ini yakni : Dr. Wayne W. Allen, Ph.D (USA), Dr. Liew Kai Bin, Ph.D (Malaysia), Dr. Alan Chong (Australia), Eugene Yeo (Singapore), Prof. Dr. Lince Sihombing, M.Pd (Indonesia), Dr. Oktober Tua Aritonang, M.Pd (Indonesia). Konfrensi Internasional ini mengundang berbagai delegasi untuk berbagi dan mendiskusikan Penelitian dan bagaimana mempublisnya dalam Jurnal Internasional. Adapun batasan sub tema yang bisa dibawakan oleh para penyaji di konfrensi ini adalah sebagai berikut : Theology, Christian Education, Pastoral Counseling, Church Music, Biblical Languages, Development of Instructional Materials, Research Methedology, dan Humaniora. Kegiatan ini juga akan membawa para praktisi pendidikan untuk melibatkan serta berkolaborasi dengan sesama rekan untuk meningkatkan dan mendukung para profesional di bidangnya dalam sebuah diskusi yang panjang mengenai penelitian dan ilmu pengetahuan.

            Dr. Wayne W. Allen, Ph.D dalam paparannya mengambil tema “Suggestions For Publishing Your Research”. Menurut beliau ada 5 unsur penting untuk kesuksesan sebuah penelitian, yaitu : Cleary-stated problem and hypothesis, Clearly stated research questions, Clearly-stated Methodologies, Conclusions Based on the Data dan Areas/ Issues Requiring Further Research. Sedangkan Pdt. Eugene Yeo dalam materinya menyampaikan tentang apa itu Iman yang benar yang menyelamatkan dan apa yang bukan. Menurut beliau iman yang benar yang menyelematkan bukanlah : Percaya tentang Tuhan, Percaya kepada kebenaran sendiri, Percaya kepada kegiatan keagamaan dan Percaya kepada Tuhan untuk kebutuhan jasmani. Sedangkan Iman yang benar yang menyelamatkan adalah Bergantung kepada Yesus saja.

            Dr. Liew Kain Bin menyampaikan bahwa Penelitian adalah sebuah proses yang sistematik untuk mengumpulkan dan menganalisa informasi (data) dalam meningkatkan pemahaman kita terhadap suatu kejadian yang kita anggap menarik. Beliau juga menyampaikan bagaimana dan apa saja yang harus disiapkan dalam membuat naskah, antara lain : Abstract, Title, Introduction (background, short literature review), Materials and methods, Results and analysis, Discussion, Conclusion, Acknowledgement, References. Dr. Alan Chong dalam paparannya membahas tentang  Bagaimana melakukan hal yang benar dan kaitannya dengan etika dalam penelitian.

Pada kesempatan itu juga Ketua STAKPN Tarutung, Prof. Dr. Lince Sihombing, M.Pd dalam paparannya menyajikan topik dengan judul “Early Avoidance of Church Congregation Destructive Action Towards Environment Through Accomodating Sustained Environment Care Topics In Sunday Preaching”. Dalam penyampaiannya beliau menggamparkan tentang masalah lingkungan yang ada disekitaran Danau Toba, banyaknya tindakan yang bersifat merusak di sekitar Danau Toba haruslah menjadi tanggungjawab bersama. Sebagai konklusi yang disampaikan, beliau mengutip peribahasa yang mengatakan “Tak ada asap kalau tak ada api, Tak ada pencegahan kalau tak ada petaka dan Tak ada perubahan kalau tak ada tindakan”, enak memang didengar tapi tidaklah mudah mempraktekkannya. Namun bagaimanapun juga kerusakan lingkungan dapat dibantu dicegah oleh tindakan-tindakan positif yang dilakukan oleh perkumpulan gereja dan lain sebagainya, ujar beliau mengakhiri.

Dr. Oktober Tua Aritonang, M.Pd dalam sajiannya mengambil topik “Metodologi Penelitian dalam Konteks Pembelajaran”. Beliau membahas tentang bagaimana batasan penelitian (Research Limitations) dan Desain Penelitian dalam konteks pembelajaran (Research Design in Learning Context).

            Kegiatan ini diharapkan akan berkesinambungan di tahun selanjutnya mengingat pentingnya seminar internasional seperti ini dalam rangka meningkatkan minat para peneliti untuk mengembangkan penelitiannya. TIPD