SEKOLAH TINGGI AGAMA KRISTEN PROTESTAN NEGERI TARUTUNG
English
Berita Slide show
Ditulis pada hari Senin, 15 Agustus 2016
464 Dilihat

SEMINAR ILMIAH JURUSAN TEOLOGI

Pada hari rabu (10/08/2016) STAKPN Tarutung menggelar Seminar Ilmiah Jurusan Teologi. Bertempat di Aula Mini Kampus 2 STAKPN Tarutung kegiatan ini mengambil tema “Metodologi Penelitian Teologi”. Kegiatan ini di awali dengan kebaktian singkat yang dibawakan oleh Bernhart Siburian, M.Th, dilanjutkan dengan pembukaan secara resmi oleh Ketua STAKPN Tarutung Prof. Dr. Lince Sihombing, M.Pd.K. Peserta seminar terdiri dari Pejabat Fungsional, Dosen Teologi, dan mahasiswa.

            Narasumber pada kegiatan ini terdiri dari 2 tahap yakni Penyaji Lokal dan Penyaji Utama. Penyaji lokal terdiri dari 5 orang yakni : Benhart Siburian, M.Th, Dr. Arif Sitompul, M.Th, Nurelni Limbong, M.Th, Herdiana Sihombing, M.Th dan Iwan Setiawan Tarigan, M.Th (Dosen STAKPN Tarutung), sedangkan penyaji utama adalah Dr. Stevri yang dimoderator i oleh Bestian Simangunsong, M.Th.

            Dalam Paparannya Dr. Stevri mengemukakan beberapa hal tentang metode penelitian teologi, bahwa Penelitian adalah suatu keharusan dan kerinduan bahkan kenikmatan sebagai mana diamanatkan oleh Teologia Penelitian, diantaraya yakni : Allah Pencipta, Peneliti dan Penelitian, Manusia sebagai Makhluk Peneliti, Penelitian adalah Keharusan bagi Theolog, Pernyataan Allah sebagai Presuposisi Science dan Thelogia serta Obyek Penelitian, Penelitian adalah Suatu kerinduan dan pertanggungan jawab (Lukas 1:1-14). Dalam sajiannya juga beliau menekankan bagaimana prosedur  dan Manajemen Penelitian teologi tersebut. Ada 3 Tahap penting sebagai Prosedur Utama dalam Penelitian tersebut antara lain: Perencanaan Penelitian, Pelaksanaan Penelitian, dan Penulisan Laporan Penelitian. Dalam Perencanaan Penelitian ada 9 langkah yang perlu dilakukan yaitu : Menetapkan masalah penelitian, melakukan penelitian pendahuluan, merumuskan masalah penelitian, merumuskan anggapan dasar (Asumsi), Menetapkan paradigma dan pendekatan, Menentukan populasi dan sampel penelitian, Menetapkan variable dan focus, Menetapkan metode dan menyusun instrument penelitian, melakukan ujicoba instrumen. Sedangkan dalam pelaksanaan penelitian terdapat 4 langkah yang harus dilakukan, yaitu : mengumpulkan data, menganalisis data, menarik kesimpulan, dan menulis laporan penelitian. Diakhir paparan, beliau juga membahas perbedaan antara Skripsi, Tesis dan Disertasi. Dijelaskan bahwa secara substantive perbedaan antara Skripsi, Tesis dan Disertasi bukan berada pada jumlah halaman melainkan pada tingkat kesulitan yang berkenaan dengan jumlah variable, kedalaman focus dan sub-fokus, jumlah referensi yang mendukung variable, tempat penelitian, serta analisis data sampai menemukan tema.

            Sedangkan para penyaji lokal dalam paparannya lebih mengemuka kepada pendekatan dan hermeneutic feminis dalam konsteks penelitia teologi. Diakhir Seminar, Ketua STAKPN Tarutung menutup secara resmi kegiatan ini dan foto bersama dengan para narsumber dan peserta. Diharapkan melalui kegiatan Seminar Ilmiah ini mahasiswa dan Dosen STAKPN Tarutung semakin dimantapkan untuk memahami dan melakukan secara tindakan bagaimana penelitian teologia yang sesungguhnya untuk diterapkan di Kampus STAKPN TArutung. TIPD